Temukan makanan paling terkenal di Al-Ahsa dengan tur berpemandu untuk mempelajari hidangan terpenting di Al-Ahsa, kunjungi Pasar Al-Qaysariyah, dan nikmati safari di Danau Al-Asfar.
Bergabunglah dengan kami dalam tur unik bersama pemandu wisata khusus untuk menemukan cita rasa terdalam Al-Ahsa dan keaslian warisan kulinernya, sambil mengunjungi landmark bersejarahnya yang paling terkenal.
Tur dimulai dengan mencicipi roti merah Al-Ahsa yang terkenal, salah satu ciri khas paling menonjol di wilayah ini. Roti ini dianggap sebagai warisan budaya, dibuat menggunakan metode tradisional yang diturunkan dari generasi ke generasi. Bahan utamanya adalah kurma, yang memberikan warna dan rasa unik yang hanya ditemukan di Al-Ahsa. Di antara toko roti paling terkenal yang memproduksi roti ini adalah Toko Roti Abu Fahd Al-Rabee', yang telah menekuni keahlian ini selama lebih dari 60 tahun.
Kemudian, mulailah safari tak terlupakan ke Danau Al Asfar, melintasi bukit pasir dengan mobil Wrangler dalam perjalanan yang mendebarkan. Selama dua jam penuh kenikmatan, rasakan sensasi menaklukkan bukit pasir dan kagumi perubahan lanskap hingga Anda mencapai Danau Al Asfar, di mana suasana tenang menanti Anda di tepi danau, dikelilingi oleh keindahan alam yang menakjubkan. Minuman menyegarkan akan menambah pengalaman, menjadikannya lebih santai dan berkesan. Petualangan gurun yang penuh gaya yang memadukan adrenalin dengan ketenangan, menciptakan kenangan yang layak diceritakan.
Selanjutnya, kita menuju ke permata sejarah Al-Ahsa, Pasar Al-Qaysariyah, yang terletak di lingkungan Al-Kut dan Al-Rifa'a di Al-Hofuf. Pasar ini diyakini berusia lebih dari 600 tahun dan disebutkan oleh para pelancong dalam memoar mereka. Raja Abdulaziz Al Saud, semoga Allah merahmatinya, membangun kembali pasar ini untuk mengembalikan identitas arsitektur aslinya. Lorong-lorongnya yang tertutup dan beratap dibedakan oleh gaya antiknya, dihiasi dengan motif dan dekorasi seni Islam yang indah. Otoritas Umum Warisan Nasional telah menetapkannya sebagai salah satu situs budaya dan arsitektur terpenting di Kegubernuran Al-Ahsa, dan UNESCO menambahkannya ke Daftar Warisan Dunia pada tahun 2018. Di jantung pasar, jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi hidangan tradisionalnya yang paling terkenal, seperti luqaimat (pangsit manis) dan balila (sup kacang chickpea), ditemani minuman hangat yang menambah suasana hangat dan otentik dari warisan tersebut.
Tur diakhiri di restoran Dar Basma dengan mencicipi Al-Mafalq Al-Ahsa, hidangan pokok yang sangat berakar dalam warisan daerah tersebut. Terbuat dari biji gandum utuh yang dipanggang dan dipecah, hidangan ini dimasak dengan udang, ayam, atau daging, dicampur dengan rempah-rempah Al-Ahsa yang kaya dan jeruk nipis kering, untuk menciptakan hidangan yang lezat.